Sejarah Singkong D-9

Dimulai pada tahun 2009, saat Hardadi memulai usaha membuat Singkong keju. Dengan modal yang terbatas, menawarkan produk buatannya melalui pesan singkat kepada kerabat dan teman-temannya dan berjualan dengan gerobak di alun-alun.

Hingga saat ini usahanya terus berkembang dan memiliki 100 lebih karyawan, serta toko dan kafe yang menjual aneka makanan olahan dari singkong.

Disekitar tahun 2012, Hardadi mencoba untuk membuat singkong beku yang tahan selama dua bulan tanpa pengawet.

Inovasi ini membuat singkong keju D-9 semakin terkenal sebagai salah satu oleh-oleh khas Salatiga, Jawa Tengah.

Dalam pemilihan bahan baku, Singkong Keju D-9 memiliki standard kualitas khusus yang harus dipenuhi dan hanya menggunakan singkong yang memiliki kualitas super untuk membuat produknya.

Bahan baku yang digunakan didatangkan langsung dari daerah Wonosobo dan Magelang serta beberapa daerah di Salatiga.

Visi & Misi

Menjadi perusahaan yang maju, adaptif, beretika, inovatif, bertanggung jawab terhadap alam dan memberikan kontribusi terhadap kemajuan, kesejahteraan, masyarakat dan lingkungan

Nilai-Nilai Kearifan

Singkong D-9 mempekerjakan lebih dari 60% perempuan dari berbagai macam usia, pendidikan dan latar belakang.

Kami membangun lingkungan kerja yang nyaman, sehat, kekeluargaan dan juga menjadikan kesejahteraan para karyawan sebagai prioritas.

Dalam pemilihan pekerja,  kami membuka kesempatan yang sama bagi semua orang sesuai dengan bidang pekerjaan yang diperlukan. Kami membuka kesempatan yang sama untuk lelaki, perempuan, dan juga kawan difabel memperoleh kesempatan yang sama.